KepoQQ
WEDEQQ
IDOLAQQ
KOKIQQ
HOKI 365
JASAQQ
BOLA 168
DOMINO 168
TAHUNQQ
COBAQQ
ARENA99
Cerita Dewasa Nakal Bersambung

Ngocok Sembari Mencium Celana Dalam Sisa Digunakan Kakak Ipar

Kumpulan Cerita Dewasa Terupdate 2017Cerita Dewasa Hot Ngentot terbaru sebelumnya berjudul Ketagihan Dipijit Oleh Adik Ipar Yang Masihlah ABG, dan tentunya pada kesempatan kali ini situs Cerita69.co akan membagikan Cerita Ngesex yang tidak kalah seru untuk di baca dengan judul Ngocok Sembari Mencium Celana Dalam Sisa Digunakan Kakak Ipar,..

Baca juga :

* Panduan Bermain Capsa Susun Online

* PANDUAN BERMAIN BANDARQ ONLINE

* PANDUAN BERMAIN POKER ONLINE

Saya seseorang pria yang telah menikah. panggil saja Edo. Saya saat ini tinggal di jogja, meskipun saya bukanlah asli jogja, istri ku yang asli jogja. Saya menikah muda, 23 th., waktu saya masihlah kuliah, serta istri ku juga. kami menikah lantaran MBA. Karma kata rekan-rekan ku. Saya bukanlah PK yng sukai gonta-ganti pasangan, cuma tak dapat menahan keinginan saja. Ini yaitu cerita ku dengan kakak ipar ku yang dapat disebut, tak akur namun cuma akur permasalahan seks.

Istriku anak ke-2, cuma dia serta kakaknya yang keduanya wanita, sedang saya anak tunggal. Pengalaman seks pertama istri ku yaitu dengan ku, sedang saya memanglah telah rusak dari SD. Dahulu di SD saya pernah “main titit” sama adik rekan yang juga tetanggaku. Tujuannya ‘main titit’ yaitu kami sama-sama menggesekkan alat kelamin, serta itu saat saya masihlah kelas 2 SD, berbarengan 2 rekan tetangga ku yang lain.

kelas 3 SD saya telah nonton LD bokep, mulai masturbasi, mengintip pembantu mandi, serta bahkan juga memaksa menyusu pada pembantu ku. Kelas 5 SD, saya telah ciuman serta petting tetangga yang memanglah bakal geser ke luar kota, juga baca novel porno bhs inggris bapak ku. Bahkan juga SMP saya telah melepas keperjakaan ku. (kelak lain narasi deh).

Istriku, sebut saja Ani, yaitu pacar resmi ketiga ku, yang memanglah mengangkat ku dari keterpurukan, berikan ku semangat kuliah lagi, serta menginginkan ku nikahi, saya memanglah serius. Saya memanglah tak dapat pacaran tanpa ada ML, ke-2 pacar ku terlebih dulu juga ku perawani, serta istri ku tidak kecuali.

Saya memanglah tak pernah serta tak sukai ML gunakan kondom, hingga tak tahu saya telat cabut, atau perhitungan istri ku salah, pada akhirnya kami menikah lantaran dia hamil. Satu diantara yang begitu menentang pernikahan kami serta begitu membenci saya yaitu kakak ipar ku, sebut saja Rini.

Nyatanya baru ku tahu dia yaitu cewek yang tidak sering miliki pacar, pacarnya yang saat ini yaitu pacar yang keduanya, serta dapat disebut tak demikian popular dikalangan pria. Lain dengan istri ku yang memanglah banyak yang sukai, hingga saya mematahkan hati cukup banyak pria lantaran dia menikah denganku.

Yang bikin mbak Rini lebih tidak suka pada ku waktu itu, mungkin saja lantaran saya tinggal bareng mertua serta masihlah merepotkan. Jadilah dirumah itu ada 6 orang, Bapak serta Ibu mertua, saya, istri, anak, serta mbak Rini. Ini belum termasuk juga eyang putrinya istriku.

Sesudah putri pertama ku lahir, tak tahu kenapa, saya begitu sulit bisa jatah dari istri, dapat 1 bln. sekali, itupun jika moodnya bagus. Sangat banyak argumennya, dari mulai lelah mengurusi anak, sampai dia berlendir, yang artinya sinyal tengah subur.

Harus saya mesti menahan diri. Untungnya saya miliki sebagian rekan cewek yang baik hati serta ingin jadi rekan selingkuhku. Kami mengerjakannya lantaran memanglah sukai serta perlu. Namun bila memanglah tak dapat, ya balik ke selera asal, masturbasi.

Saya dapat agak nyeleneh permasalahan seks. Saya dari SMA mulai menyuaki Panty Fethisism, tujuannya masturbasi sembari mencium celana dalam sisa seseorang wanita. Semakin bagus bila saya tau memanglah itu celana dalam punya cewek yang saya sukai, sisa gunakan, jadi masihlah berbau khas cewek. Nikmat rasa-rasanya masturbasi serta pada akhirnya menumpahkan sperma ke celana dalam sisa itu, sembari memikirkan menumpahkan sperma di memek cewek itu.

Sekian kali saya sangat terpaksa menggunakan celana dalam mbak Rini, kakak iparku, waktu istri ku tidak memberiku jatah. Memanglah bila permasalahan cantik, labih cantik serta putih Ani, istri ku, namun bila permasalahan body, toket n pantat semakin besar mbak Rini.

Istri ku yang telah menyusui saja hanya 38b, sedang mbak Rini yang belum menyusui telah 38b juga, terkadang bila tidak salah dia gunakan yang 40b bergantung merk bra nya. Saya memanglah cowok yg tidak demikian mempersoalkan muka pasanganku, yang utama enak diliat, karean saya sadar diri saya tak ganteng.

Namun yang utama cewek ku, mesti chubby, agak gendut tidak apa, asal pantat serta toketnya, wuih. Tersebut argumen saya cukup kerap menggunakan celana dalam mbak Rini untuk masrturbasi, bodynya itu yang buat saya kerap horny serta memikirkan ML sama dia. Serta semua aman-aman saja ku kerjakan tanpa ada ketahuan, sampai satu malam.

Malam itu seperti malam yang lain, di mana saya tidak berhasil minta jatah serta sangat terpaksa mengendap-endap ke mesin pencuci mencari celana dalam kotor mbak Rini untuk pelarian. Sesudah memperoleh yang ku mencari, saya selekasnya menuju ruangan computer yang ada di belakang dekat kamar mandi. Saya mulai menyalakan computer, serta melihat koleksi bokep ku. Saya simpen di folder yang terlindungi password, jadi tidak ada seseorang juga yang dapat membukanya.

Saya telah hafal rutinitas tempat tinggal ini. Tak ada yang bangun ke kamar mandi hingga jam 4 pagi, jadi lantaran saat ini masihlah jam 12. 30 malam, saya aman untk lakukan pelampiasan keinginan ku. Sebelumnya sangat terbenam dalam kegiatanku, ku cek sekali lagi keadaan tempat tinggal, semua tertidur lelap, terkecuali mbak Rini yang tengah asik telephone dengan pacarnya.

Mendadak terdengar nada desahan tertahan dari dalam kamar mbak Rini. Saya yang punya kebiasaan dengan nada seperti itu, jadi penasaran apa benar nada itu seperti sangkaanku, mbak Rini tengah phone seks. Hingga saat ini saya tidak dapat phone seks meskipun pernah sekali coba berbarengan satu diantara rekan cewek ku. Saya menanti sembari pura-pura nonton tv. Tidak berapakah lama, mbak Rini keluar ke kamar mandi.

Saya juga mematikan tv serta turut ke belakang. Mbak Rini juga segera ajukan pertanyaan, “mau ngapain le? ”, “main computer” jawab ku enjoy. Mbak Rini juga masuk kamar mandi, serta saat dia keluar, saya juga ajukan pertanyaan dengan santainya, “habis ngapain mbak? kok ada nada suara dari dalam kamar tadi? ”. Mbak Rini agak kaget, malu serta geram, “maksud mu apa to le? anda nguping mbak telpon tadi? sembari pura-pura nonton tv? ”

“siapa yang nguping? kan suaranya kedengeran hingga luar. bila ada orang bangun nonton tv terkecuali saya pasti juga denger nada desahan mbak di kamar. ngapain sih mbak? gak dapet jatah dari mas adi? ” bertanya ku enjoy. “sok tau anda! ” jawab mbak Rini sembari berlalu. Saya juga malas ajukan pertanyaan lagi, serta cuma bergelut di depan computer. Dirumah memanglah saya di panggil tole oleh mertua serta mbak Rini, lantaran saya cowok hanya satu terkecuali mertua lelaki.

Tidak lama, saya mendengar samar ada teriakan tertahan. Penasaran, saya lantas menuju kamar mbak Rini, serta memanglah terdengar lagi desahan-desahan tertahan. Muncul kemauan iseng ku, ku ambillah ponsel ku serta merekam desahan-desahan mbak Rini. Cuma sebentar, serta saya yang semakin horny lantaran desahan mbak Rini, selekasnya kembali pada computer serta mengawali bokep ku. Celana dalam mbak Rini juga ku mengeluarkan, serta mulai ku n cium-cium aromanya. Ak juga mulai masturbasi dengan santainya.

Lupa dengan peluang mbak Rini keluar serta memergoki saya tengah masturbasi. Serta nyatanya benar saja, waktu saya tengah nyaris orgasme, dengan celana dalam mbak Rini ku ciumi aromanya, mbak Rini memergoki saya. Saya yang tidak berhasil orgasme, bercampur malu, bingung sembunyikan celana dalam mbak Rini.

“ooo, jadi begini to jika anda tidak dapet jatah dari dek Ani? Mari ngaku le! anda habis ngapain tadi? tunjukin tu celana dalam! ” perintah mbak Rini. “ampun mbak, jika mbak tidak katakan siapa-siapa, saya juga tidak akan kasih tau siapa-siapa mengenai phone seks mbak deh. ” nego ku dengan agak takut, lantaran memanglah mbak Rini populer galaknya. Mbak Rini juga tidak kalah gertak, ”mana buktinya bila saya phone seks? bila anda, telah ada bukti jelas”.

Saya dengan santainya mempedengarkan hasil rekaman ku., serta mbak Rini segera melunak saat itu juga. “ya janganlah gitu lah le, anda gak kubilangin deh, namun hapus rekaman mu itu. saya malu jika ketahuan le. ” rayu mbak Rini. Saya sih enjoy saja. lantaran telah ku back up di computer dengan kabel data sebentar sebelumnya ini. saya juga menyanggupinya. Dengan mbak Rini yang lebih melunak, dia yang mengajak saya bicara duluan. “gak dapet jatah le? ” bertanya mbak Rini, sembari mendekati ku, menarik kursi serta duduk agak jauh dari ku. “ya iya lah mbak. jika saya bisa jatah, saya mana ingin masturbasi. kan lebih enak ML.

Namun dek Ani kan memanglah ada saja argumen untuk gak ML sama saya. sangat terpaksa masturbasi lah, dari pada ke sarkem” (sarkem tu pasar kembang- tempat prostitusi). “trus mbak juga ngapain phone seks? kan setiap hari dapat minta mas Adi? masihlah kurang jatah malam ya? horny sangat seh? ” bertanya ku. serta tak tahu mengapa mbak Rini diam saja, jadi balik ajukan pertanyaan. “itu celana dalam ku to? mengapa anda pakai masturbasi le? anda gak cukup sama de Ani. serta telah berapakah lama anda kaya begini? ”

“kalau berapakah lama, ya gak tau, namun tiap-tiap ada peluang, serta de Ani gak kasih jatah, ya begini jadinya. saya kan orang yang mudah horny mbak. ” jawab ku jujur, dari pada kelak dia lebih geram lagi, dapat bahaya. “trus mbak sendiri ngapain? tadi belum jawab pertanyaan ku lo”. Mbak Rini tidak menjawab. dia cuma diam, dn mendekati ku. “Le, ‘punya’ mu sebesar apa to? cobalah ku saksikan. ”, sembari menarik tangan ku yang menutupi kontol serta celana dalamnya.

Agak kaget dia saat lihat kontol ku yang telah menegang, serta diambilnya celana dalamnya yang telah basah oleh sperma ku, diliat serta diciumnya celana dalamnya. “bau pejuh mu le, lumayan kental ya. kontol mu juga sedikit semakin besar dari mas Adi. De Ani dahulu senantiasa merasakan itu ya? ” Ku saksikan mbak Rini yang kelihatannya horny juga saksikan kontol ku, wah peluang nih, fikir ku.

“kalau ingin pegang bisa loh mbak”. Namun mbak Rini jadi bangun serta masuk kamarnya, tanpa ada berkata apapun, membawa celana dalamnya yang ku gunakan masturbasi tadi, tak tahu untuk apa. sampai disini dulu ya,.. sambungan cerita nya akan disambung lain kesempatan terima kasih, jangan lupa baca buat baca Cerita Dewasa lainnya hanya di Cerita69.coKumpulan Cerita Dewasa Terupdate 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


HOKI LIGA
error: Baca Aja Sayang Jangan Di Copy :* :*