KepoQQ
WEDEQQ
IDOLAQQ
KOKIQQ
HOKI 365
JASAQQ
BOLA 168
DOMINO 168
TAHUNQQ
COBAQQ
ARENA99
Cerita Dewasa Nakal Bersambung

Sepanjang Hari Tubuhku Menjadi Pelampiasan Nafsu Birahi Adikku

Kumpulan Cerita Dewasa Terupdate 2017Cerita Dewasa hot ngentot terbaru sebelumnya yang berjudul Perselingkuhan Yang Kulakukan Dengan Janda Samping Rumah, dan pada kesempatan kali ini situs Cerita69.co akan membagikan Cerita Dewasa hot terbaru yang tidak kalah seru untuk dibaca dengan judul Sepanjang Hari Tubuhku Menjadi Pelampiasan Nafsu Birahi Adikku,..

Baca juga :

* Panduan Bermain Capsa Susun Online

* PANDUAN BERMAIN BANDARQ ONLINE

* PANDUAN BERMAIN POKER ONLINE

Perkenalkan nama saya Ratih, mahasiswi semester II di satu kampus di Jogja. Saya ingin menceritakan mengenai pengalamanku yang sungguh-sungguh berlangsung dengan adikku yang bernama Rafi, ia masihlah 17 tahun. kelas 2 SMU Negeri, ia orangnya ceria, lucu, tidak pemarah, serta enak di ajak bercakap, jadi kukira ia orang yang baik serta mengasyikkan.

Namun nyatanya juga memiliki karakter yang mengerikan juga bila emosinya meledak, serta memiliki nafsu birahi yang besar, terlebih bila terangsang suatu hal yang terkait dengan seks walau itu dari saudaranya sendiri atau mungkin dengan kata arti lain “phsyco”.

Satu hari, saat saya pulang kuliah sore, saya meluangkan diri ke kamar adikku ingin mencari buku komik kesukaanku yang baru dipinjam tiga hari oleh adikku. Waktu mencari-cari saya tak berniat temukan sebagian VCD porno di meja belajarnya digabung dengan CD-CD PSnya, saya kaget bukanlah main, lantaran tak menganggap adikku sukai nonton film-film porno, saya juga berprasangka buruk belakangan ini.

Ia pendiam, serta tidak sering bercakap denganku, serta yang paling mencurigakan yaitu ia baru saja isi film kamera digitalnya dengan argumen ingin memfoto-foto gadis yang ingin diincarnya sampai kini, saya tak menganggap gadis yang dia incar sampai kini yaitu saya sendiri, saudara kandungnya. Namun lantaran orang tuaku tengah keluar kota, saya jadi tak dapat memberitahukan mereka mengenai VCD pornonya sampai kini, jadi saya biarlah saja.

Besoknya, waktu saya akan pergi kuliah jam 1/2 satu siang, serta kebetulan hari itu adikku telah pulang dari sekolah, ia mengajak 3 orang rekannya masuk kedalam tempat tinggal serta nonton TV berbarengan, mereka si-A yang bertubuh kekar serta berkulit hitam legam, si-B yang berbadan gemuk namun agak pendek, serta si-C yang terlihat paling tua lantaran berbrewok agak lebat, mungkin saja umurnya sama denganku atau bahkan juga lebih tua. Saya tak pernah lihat mereka terlebih dulu.

Waktu saya ingin pergi, saya pernah berprasangka buruk dengan sikap adikku lantaran dia melihatku terus-menerus serta nafasnya juga agak terengah-engah, saya cuma menduga ia hanya kecapean pulang dari sekolah, nyatanya tak sebab tiga rekannya tak pada terasa kecapaian.

Ia selalu memandangi badanku dari atas kebawah, saya jadi agak takut apakah dia terasa terangsang lihat badan serta bajuku yang seksi, sebab saya menggunakan hem ketat putih lengan pendek, BHku yang berupa tali serta berwarna hitam untuk menutupi payudaraku yang memiliki ukuran 36B tampak terang lantaran memanglah agak transparan.

Serta saya menggunakan celana jeans begitu ketat dengan beberapa CDku terlihat, serta pantatku yang bulat serta kerap diremas oleh kondektur bis waktu naik serta turun dari bis kota tampak lebih menonjol, terlebih kulitku juga putih bersih lantaran saya keturunan Cina di ayahku serta ibuku orang bandung.

Saya menggunakan pakaian seksi ini lantaran saya ingin tampak menarik di depan pacarku yang namanya Vandy yang baru 3 hari jadian. Waktu mengambil kunci motorku, saya makin penasaran lantaran rekan-rekan adikku memberi duit beberapa ratus ribu pada adikku serta turut memandangi badanku waktu saya jalan di dekat mereka. Saya mengira mereka terasa terangsang oleh bau parfumku yang memanglah agak menyengat serta mempunyai tujuan untuk berikan rangsangan pada cowok.

Waktu saya akan buka pintu, dari belakang dengan cara mendadak saya disekap oleh tangan yang hitam, agak bau serta kotor, nyatanya tangannya si-A rekan adikku, saya kaget serta berontak namun percuma lantaran dia lebih tinggi dariku serta tubuhnya juga semakin besar berkulit hitam serta lantaran saya melawan selalu saya dipukul perutku oleh Rafi (adikku) sendiri, hingga saya jadi lemas.

Lalu si-B rekan adikku yang lain mengangkat ke-2 kakiku serta menggendongku berbarengan si-A ke ruangan TV, sesaat si-C keluarkan VCD BFnya dari dalam tas, lalu menyetelnya ke TV, mereka tersenyum-senyum, terlebih adikku lebih senang sembari mengkalkulasi duit dari tema-temannya, saya telah tahu itu tentu duit untuk nikmati badanku yang masihlah suci ini untuk diperkosa berbarengan oleh mereka.

Saya telah pasrah cuma dapat meneteskan air mata saat bajuku mulai dilepaskan kancing bajuku satu-persatu sembari diraba-raba serta diremas-remas payudaraku oleh mereka, sesaat wajahku diciumi, dijilati serta sedikit digigiti hidungku yang memanglah lebih mancung dari hidung adikku ini oleh Rafi, si-B melepas ikat pinggangku serta melepas celana jeansku, lalu ia menanggalkan celana dalamku perlahan sembari meraba-raba pahaku,

“Wow paha Mbak putih serta mulus banget hmm.. Harum lagi”

Sesaat sisi atas, si-A telah tak sabar serta segera memotong-motong tali BHku dengan gunting, pada akhirnya saya telanjang bulat, mereka memandangiku seperti hewan kelaparan yang akan memangsa buruannya sembari buka seragam SMU mereka. Adikku segera menerkam saya, saya cuma dapat memohon.

“Jangan Dik, saya ini Mbakmu.. ”

Namun dia telah tak sabar serta segera meremas-remas payudaraku yang masihlah kencang serta putih bersih ini, lantas ia menggigit putingku yang belum pernah tersentuh lelaki lain sampai memerah, di bagian bawah kakiku si-C menggerayangiku dengan menjilati serta menggigiti “bulu-bulu”ku yang masihlah lebat.

Adikku melumat bibirku, lantas kebawah sembari menjilat-jilat kulit badanku hingga ke alat vitalku serta melumat vaginaku yang masihlah suci itu, saya cuma dapat menangis, lantas adikku mulai menegakkan penisnya selama 18 cm itu ke atas vaginaku, serta bicara.

“Ok Mbak waktunya ngambil keperawananmu Mbak.. He he he”
“Jangan Fi, pleass.. Ooch.. Aduh.. Aauw sakit fi” belum usai saya bicara telah dimasuki penis adikku.
“Aach.. Uuch masihlah seret namun enak.. Bener Mbak, vaginamu ini Mbak!! ”

Walau sedikit susah menembus vaginaku lantaran masihlah perawan, namun ia selalu memaksa sekuat-kuatnya.

“Aach.. Waow enaknya bukanlah main vaginamu Mbak.. Ooch.. Yes!! ” saya terasa kesakitan

“Aach.. Uuch.. Telah Dik, sakit! ”

Waktu saya menjerit-jerit mendadak mulutku disumbat penis yang lumayan besar, panjang, berwarna hitam serta bau air kencing nyatanya itu penisnya si-A.

“Ayo Mbak diemut nih kontolku ha.. Ha.. Ha, ” saya cuma menangis selalu, lantaran ke-2 mulutku (atas-bawah) dihunjam penis yang besar-besar.
“Mmph.. Mmpphh”

Sepanjang 10 menit Rafi keluarkan penisnya serta bertukaran dengan 3 orang rekannya, serta pada akhirnya sepanjang 1/2 jam mereka menyemprotkan sperma mereka ke lubang vaginaku, cuma si-B yang keluarkan spermanya ke mulutku.

Serta mereka terasa suka serta senang lihat saya menanggung derita, sesudah senang mereka mengikat tangan serta kakiku supaya tak kabur walau saya juga mustahil dapat lari lantaran badanku sangatlah lemas, serta mereka istirahat sembari merokok, minuman penguat tenaga, kukira semuanya penderitaan ini telah usai.

Satu jam setelah mereka terasa kuat lantaran minum jamu serta penguat tenaga yang lain, mereka melepas semuanya tali yang mengikatku, lalu memperkosaku lagi dengan cara lebih brutal, si-C menempatkan saya di atasnya dengan posisi telentang serta segera menghunjam lubang anusku dengan penisnya sembari meremas-remas payudaraku dari bawah yang telah mengencang kuat.

“Aach.. Ooch duburmu seret Mbak, namun wuenak tenan, ”
Saya cuma bisa menjerit kesakitan sembari menangis.
“Aach.. Janganlah.. Ooch.. Sakit Mas”

Lantas adikku menghampiriku, dia ada pas diatasku serta mengangkat ke-2 kakiku agar gampang posisinya serta segera memasukkan penisnya yang telah menegang akibat dampak minuman tadi ke vaginaku yang masihlah keluarkan sedikit darah keperawanan, sembari berebutan dengan si-C yang keduanya sama tengah meremas-remas payudaraku yang makin mengencang. Saya cuma dapat mengerang kesakitan.

“Aach.. Uuch.. Janganlah Raf, kumohon telah saja.. Aach sakit.. Oochh!! ” waktu mulutku menganga menjerit mendadak disumbat oleh penis si-A.
“Mmph.. Mmpphh”

Saya tak dapat menjerit, semuanya lubang ditubuhku seperti mulut, vagina, serta anusku telah disumbat penis-penis memiliki ukuran besar serta panjang, lantaran ini pemerkosaan ke-2 jadi tak sepanjang yang pertama ‘hanya’ 15-20 menit, hingga mereka menyemprotkan sperma mereka berbarengan.

Namun lantaran si-B belum “menyerangku” dalam tindakan keduanya, ia bertukaran dengan adikku yang telah lemas, ia menyuruhku bertukar posisi dengan berlutut di sofa, ia mulai menjilat-jilat serta menampar-nampar pentatku ini berulang-kali sampai memerah.

“Wow pantat Mbak gede juga, mulus lagi”

Lantaran vaginaku masihlah terbuka ia segera menghunjam keras dengan cara cepat sembari menarik-narik putingku sepanjang lebih kurang 15 menit.

“Aachh.. Uuch.. Sakit Mas telah dong Mas, saya dah cape sekali nih! ”

Serta badanku yang telah lemas ini di balik dalam posisi telentang, lantas ia mengocokkan penisnya serta keluarkan spermanya pas di atas dadaku serta meratakan dengan ke-2 tangannya sembari meraba-raba badanku. Saat ini semua badanku berlumuran sperma seperti mandi sperma dari muka sampai pantat serta pinggul.

Sesudah terasa senang, adikku mengambil kamera digital serta memfotoku berulang-kali dengan posisi tidak sama dalam kondisi telanjang bulat, basah berlumuran sperma serta memasukkan ke computer untuk di kirim ke internet lewat cara mengundah ke satu situs.

Serta mengancamku tidak untuk buka mulut pada siapa saja serta bila bocor rahasia ini, bakal disebar bebrapa photo bugilku ke kampusku termasuk juga pacarku lewat e-mail beberapa rekanku baik cowok ataupun cewek, ia tahu e-mail beberapa rekanku lantaran telah membaca-baca buku catatan harianku, pada akhirnya saya tentukan diam saja.

Empat hari setelah itu, adikku pulang berbarengan mereka lagi serta mengajak lima orang rekan lain untuk memperkosaku lagi, rupanya mereka telah mulai ketagihan dengan badanku ini, itu pastinya lantaran badanku ini “hanya” di jual murah oleh adikku, tiap-tiap orang membayar adikku Rp 500. 000 untuk memperkosaku tanpa ada kondom sepuas-puasnya namun bila menggunakan kondom cuma membayar Rp 350. 000, saya cuma memperoleh gaji 10% dari bayaran tadi.

Totalnya delapan orang tanpa ada adikku, lantaran adikku hanya terima duit dari beberapa rekannya serta menghitungnya. Mereka berdelapan memperkosaku dengan cara bertukaran serta terkadang berbarengan dengan lebih menyakitkan lantaran mereka juga menyiksaku dengan cara hardcore (selalu jelas saya tahu arti hardcore sesudah tragedi ini), adikku tak turut memperkosaku lantaran tiap-tiap malam ia menyetubuhiku selalu dengan beragam jenis style yang ia lihat di VCD pornonya.

Satu minggu dapat empat hingga lima kali saya diperkosa rekan-rekan adikku, terkadang sendirian terkadang berkelompok, siang serta sore. Namun malam harinya oleh adikku sendiri. Baca juga Cerita Dewasa Terbaru lainnya hanya di Cerita69.coKumpulan Cerita Dewasa Terupdate 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


HOKI LIGA
error: Baca Aja Sayang Jangan Di Copy :* :*